Gerakan Pangan Murah Serentak Hadirkan Akses Pangan Terjangkau Jelang Nataru 2025–2026

Must Read

Sulut (OnDTrack) :

Dari satu titik kumpul di Kantor DPD RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, denyut kepedulian itu bergerak serentak ke 12 kabupaten dan kota. Gerakan Pangan Murah (GPM) resmi digelar bersama Bulog, DPD RI, Pemerintah Daerah, serta TNI–Polri, menghadirkan harapan nyata bagi masyarakat Sulut menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Pimpinan Wilayah Bulog Sulut–Gorontalo, Ermin Tora, menegaskan bahwa GPM serentak ini dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan strategis, mulai dari beras, minyak goreng, hingga gula.

Langkah ini diproyeksikan menjadi benteng awal dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat jelang momentum besar Nataru.

Ermin Tora secara khusus menyampaikan apresiasi atas kemitraan solid yang terbangun, terutama dukungan aktif Anggota DPD RI Dapil Sulut Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, serta sinergi kuat dari Pemda, TNI/Polri, dan berbagai komunitas yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap daerah dan rakyat Sulawesi Utara.

I

Dalam sambutannya, Senator Stefanus Liow menegaskan bahwa GPM ini merupakan bagian integral dari Program Senator Peduli Pangan yang digaungkan oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin. Program ini, menurutnya, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan konkret untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Dalam beberapa pelaksanaan GPM sebelumnya, kami selalu berkolaborasi dengan Bulog, Pemda, pemerintah kecamatan dan desa, serta Pengurus Desa Bersatu Sulut. Hari ini, pada GPM Serentak Nataru, kami juga didukung penuh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Manado,” ujar Senator yang juga menjabat Ketua DPD Desa Bersatu Sulut dan Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI.

Secara khusus, FPK Kota Manado di bawah kepemimpinan Brian Janny Waleleng, SH turut mensponsori pelaksanaan GPM di Kelurahan Banjer, Kelurahan Tikala Ares, dan Kelurahan Tikala Kumaraka. Kehadiran langsung jajaran FPK di lapangan menjadi simbol nyata bahwa semangat kebangsaan dan kepedulian sosial dapat berjalan seiring dalam menjawab tantangan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Rute Bali–Padang, Gerbang Emas Pariwisata Sumatera Barat: Gagasan Strategis Irman Gusman Disambut Positif TransNusa

Lebih jauh, Senator Stefa menekankan bahwa GPM ini diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus menjadi instrumen pencegahan inflasi daerah menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebuah langkah strategis yang tidak hanya menyentuh kebutuhan hari ini, tetapi juga menjaga ketenangan sosial dan daya beli masyarakat ke depan.

Gerakan ini bukan sekadar soal pangan murah. Ia adalah narasi tentang kolaborasi, kepedulian, dan keberpihakan negara kepada rakyatnya.

Dan ketika beras, minyak, dan gula hadir dengan harga terjangkau, di situlah kehadiran negara terasa paling nyata—sunyi, tetapi menguatkan, sederhana namun menghunjam kesadaran: pangan adalah martabat, dan martabat harus dijaga bersama.

)**Sanatawnee / Foto Ist

Latest News

Kolonel Laut (KH) Ignatius Maria Pundjung Triyogatama, S.Sos., M.Sc. Resmi Jabat Kadispen Kodaeral IV

Tanjungpinang (OnDTrack) : Kolonel Laut (KH) Ignatius Maria Pundjung Triyogatama, S.Sos., M.Sc. resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Komando...

More Articles Like This