Jakarta (OnDTrackk) :
Tekad kuat terpancar dari sosok Achmad Azran, Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, yang kini disebut-sebut sebagai kandidat kuat Ketua Umum KONI DKI Jakarta. Pria asli Betawi itu menegaskan dirinya tidak ingin diusung tanpa target yang jelas, dan berani mempertaruhkan reputasinya demi kejayaan olahraga Jakarta.
“Sebagai putra asli Jakarta, saya pertaruhkan reputasi saya demi Jakarta tercinta. Jika saya diberikan amanat menjadi Ketum KONI DKI, maka juara umum PON 2028 di NTB dan NTT adalah harga mati. Kalau saya gagal, saya siap tidak dipilih kembali,” tegas Bang Azran dengan lantang.
Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan bersama para pengurus, senior, sesepuh, dan perwakilan cabang olahraga (Cabor) di Ruang VIP Kantin Demokrasi DPR/MPR, pada 15 Oktober 2025 lalu. Dukungan pun mengalir deras, menandakan kepercayaan besar dari berbagai pihak terhadap figur yang dikenal bersahaja namun tegas itu.
Visi Berani: Kesejahteraan Atlet dan Prestasi Sebagai Prioritas
Bang Azran menolak keras konsep “kucing dalam karung.” Ia datang dengan visi dan misi yang matang. Selain target juara umum PON 2028, ia menempatkan kesejahteraan atlet, pelatih, dan pengurus olahraga sebagai prioritas utama.
“Hak atlet harus paling utama, hak pelatih juga. Jangan sampai mereka didzholimi,” ujarnya tegas.
Untuk memastikan kesejahteraan berjalan konkret, Bang Azran telah menyiapkan skema dana talangan setiap tiga bulan di awal tahun, mengantisipasi keterlambatan pencairan hibah yang biasanya baru keluar di bulan keempat.
“Dengan begitu, atlet bisa fokus mengejar prestasi karena kesejahteraannya sudah terjamin,” jelasnya.
Komitmen Nyata: Asuransi, Pensiun, dan Bonus untuk yang Berprestasi
Tak berhenti di situ, jika terpilih, Bang Azran berjanji akan memberikan asuransi kesehatan dan dana pensiun bagi atlet serta pelatih berprestasi, serta bonus bagi para juara, pelatih, dan induk organisasi cabang olahraga (Cabor) yang sukses mengharumkan nama Jakarta.
Ia juga menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan di tingkat kabupaten/kota, melalui dukungan teknis, dana pembinaan, dan kompetisi rutin agar talenta muda terus tumbuh dari berbagai wilayah.
“Target kami bukan sekadar ambisi, tapi kerja nyata bersama semua pihak agar kejayaan olahraga Jakarta kembali bersinar,” ungkapnya.
Dukungan Kuat: “Bang Azran Sosok Tulus dan Cinta Jakarta”
Ketua KONI Wilayah Jakarta Barat, Hermansyah, mengaku mantap mendukung Bang Azran. Ia menilai kepemimpinan baru diperlukan agar olahraga Jakarta bisa bangkit dari stagnasi.
“Saya tidak mau bersama orang-orang gagal. Saya ingin pemimpin yang tulus dan cinta Jakarta. Bang Azran itu pilihan rakyat Jakarta — sudah waktunya beliau memimpin KONI DKI untuk mengharumkan nama Jakarta di tingkat nasional dan internasional,” tutur Hermansyah penuh keyakinan.
Dalam setiap ucapannya, Bang Azran bukan sekadar berbicara tentang ambisi, tapi tentang tanggung jawab moral seorang putra Betawi kepada tanah kelahirannya.
Ia ingin membuktikan bahwa dengan kerja jujur, integritas, dan keberpihakan pada atlet, Jakarta bisa kembali berjaya di panggung nasional.
Dan jika sejarah berpihak, PON 2028 bukan hanya akan menjadi ajang olahraga, tetapi juga kado emas untuk 500 tahun Jakarta — bukti cinta seorang anak bangsa kepada kotanya sendiri.
Jakarta butuh sosok yang tidak hanya bicara kemenangan, tetapi juga menyalakan semangatnya. Dan di tangan Bang Azran, semangat itu siap kembali menyala untuk ibu kota tercinta.
)*** Sanatawnee / FotonIstimewa

