On This Day, Terlahirnya Hachikō dan Elegi Shibuya

Must Read


ondtrack.com

Hari ini, pada tanggal 10 November 2023, kelahiran salah satu ikon yang paling dicintai dalam dunia hewan peliharaan, yaitu anjing Hachikō dirayakan.

Hachikō adalah anjing yang berasal dari Jepang dan menjadi terkenal di seluruh dunia karena kisah kesetiaannya yang mengharukan kepada pemiliknya.

Hachikō adalah jenis anjing Akita Inu, yang merupakan salah satu ras anjing asli Jepang. Akita Inu dikenal dengan penampilannya yang gagah, memiliki bulu yang tebal dan bulat di bagian wajahnya, serta ekor yang melengkung ke atas.

Mereka adalah anjing yang setia, cerdas, dan berani. Ras ini memiliki sejarah yang kaya dalam budaya Jepang dan sering dianggap sebagai lambang kesetiaan.

Kisah kesetiaan Hachikō dimulai pada tahun 1924 ketika ia ditemukan oleh seorang profesor bernama Hidesaburo Ueno di stasiun kereta Shibuya di Tokyo, Jepang.

Professor Ueno adalah seorang dosen di Universitas Tokyo dan menjadi pemilik Hachikō. Mereka segera membentuk ikatan yang kuat, dan Hachikō menjadi teman setia Professor Ueno.

Setiap hari, Hachikō akan mengantar Professor Ueno ke stasiun kereta Shibuya, dan setelah itu, ia akan menunggu profesornya pulang di stasiun untuk menjemputnya.

Ini adalah rutinitas yang berlangsung selama beberapa tahun. Namun, pada tanggal 21 Mei 1925, nasib tragis menimpa Professor Ueno, yang meninggal dunia secara mendadak karena serangan jantung saat sedang mengajar di universitas.

Meskipun Professor Ueno tidak pernah kembali lagi, Hachikō tetap setia menunggunya di stasiun setiap hari.

Selama hampir 10 tahun setelah kematian Professor Ueno, Hachikō terus menunggu di stasiun Shibuya setiap hari, bahkan dalam cuaca buruk atau musim dingin yang keras.

Kisah kesetiaan anjing ini mulai menarik perhatian orang-orang yang sering melihatnya di stasiun. Banyak yang memberikan makanan dan perhatian kepada Hachikō.

Baca Juga :  Demi Tekan Harga, Indonesia Impor Sapi dari Brasil

Pada tahun 1932, seorang wartawan bernama Hirokichi Saito menulis artikel tentang Hachikō yang diterbitkan di surat kabar Asahi Shimbun, sehingga membuat kisahnya menjadi terkenal di seluruh Jepang.

Hachikō menjadi simbol kesetiaan yang luar biasa dan menginspirasi banyak orang. Akhirnya, pada tahun 1934, sebuah patung perunggu dibuat untuk menghormatinya di stasiun Shibuya, yang masih menjadi salah satu ikon populer di Tokyo hingga hari ini.

Hachikō meninggal pada tanggal 8 Maret 1935, tetapi kisahnya terus hidup dalam hati banyak orang di seluruh dunia.

Cerita tentang kesetiaan dan cinta sejati yang ditunjukkan oleh Hachikō telah menginspirasi banyak orang dan mengingatkan kita akan pentingnya hubungan yang kita miliki dengan hewan peliharaan kita.

Hari ini, ketika kita merayakan ulang tahun kelahiran Hachiko, kita juga merayakan nilai-nilai seperti kesetiaan, cinta, dan pengabdian yang bisa kita pelajari dari kisah anjing setia ini. (JF04)

Latest News

Kolonel Laut (KH) Ignatius Maria Pundjung Triyogatama, S.Sos., M.Sc. Resmi Jabat Kadispen Kodaeral IV

Tanjungpinang (OnDTrack) : Kolonel Laut (KH) Ignatius Maria Pundjung Triyogatama, S.Sos., M.Sc. resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Komando...

More Articles Like This