BANTEN ! OnDTrack.com –
Komitmen Indonesia dalam memimpin peta ekonomi berkembang kian solid. Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan, Letjen TNI (Purn) Chandra W. Sukotjo, M.Sc., menghadiri Forum Bisnis D-8 ke-2 yang diselenggarakan dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 tahun 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (15/10/2026).
Kehadiran diplomat tinggi ini menegaskan langkah strategis diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan, khususnya menjelang momentum krusial kepemimpinan nasional pada organisasi kerja sama D-8.
Forum internasional tersebut menghadirkan jajaran pejabat senior, diplomat, pemimpin bisnis, hingga perwakilan resmi negara-negara anggota D-8.
Pertemuan ini dirancang untuk mengakselerasi kerja sama ekonomi regional, memperluas akses pasar perdagangan, memicu arus investasi, serta membangun kemitraan langsung antar-sektor swasta di seluruh kawasan D-8.
Memasuki masa Kepemimpinan D-8 periode 2026–2027, Indonesia menempatkan Forum Bisnis ini sebagai landasan utama dalam mengawali arah kebijakan ekonomi kawasan.
Fokus kepemimpinan Indonesia tertuju pada perwujudan kerja sama ekonomi yang konkret, inklusif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi seluruh negara anggota.
Mendukung penuh Visi Kepemimpinan Indonesia tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Islamabad terus bergerak aktif mengawal prioritas diplomasi ekonomi nasional.
KBRI Islamabad memperkuat jembatan komunikasi antara lembaga pemerintah dan pelaku usaha Pakistan dengan mitra di Indonesia, sekaligus mendorong realisasi proyek perdagangan serta investasi yang terukur dalam kerangka kerja D-8.
Langkah aktif diplomasi lintas negara di Banten ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam mengonversi momentum kepemimpinan geopolitik menjadi peluang pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.
Kehadiran Dubes RI untuk Pakistan pada Forum Bisnis D-8 di ICE BSD City menegaskan kesiapan penuh Indonesia memegang kendali Kepemimpinan D-8 periode 2026–2027.
Sinergi diplomasi antara KBRI Islamabad dan sektor bisnis internasional ini terbukti mampu mengunci peluang investasi nyata, memperkuat posisi tawar Indonesia di tingkat global, serta menggerakkan roda ekonomi nasional secara presisi.
) **Sigit / Foto Ist.

