Dugaan Judi Sabung Ayam Libatkan Oknum Brimob di Bolmong: Warga Resah, Publik Menanti Ketegasan Hukum

Must Read

Jakarta (OnDTrack) :

Aroma keresahan kini menyelimuti Desa Tungoi 1, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara. Desa yang selama ini dikenal tenang dan bersahaja, kini diwarnai isu panas soal dugaan praktik judi sabung ayam yang melibatkan oknum aparat kepolisian. Warga menyebut, kegiatan ini bukan hal baru—ia sudah lama bergulir, seolah tanpa pengawasan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kegiatan ilegal tersebut digelar di rumah pribadi milik oknum anggota Brimob Inuai Polda Sulawesi Utara bernama Bambang Gaib, beralamat di Desa Tungoi 1. Aksi ini disebut berlangsung rutin setiap hari Minggu, dengan peserta yang kian membludak dari waktu ke waktu.

Sekitar pukul 17.00 WITA, Minggu (9/11), warga melaporkan adanya keramaian mencurigakan di kediaman sang oknum. Orang-orang berdatangan membawa ayam aduan, memenuhi halaman rumah, disertai suara bising dan teriakan yang memecah ketenangan desa.

Lebih jauh, sejumlah sumber menyebutkan bahwa lokasi tersebut telah disulap layaknya arena sabung ayam lengkap dengan kantin dan sistem “persenan” sewa tempat. Fakta ini menguatkan dugaan bahwa kegiatan itu bukan sekadar hobi atau hiburan, melainkan praktik perjudian terorganisir dan terencana.

Warga Gerah, Moralitas Dipertaruhkan

Bagi masyarakat Desa Tungoi, persoalan ini bukan hanya tentang gangguan kenyamanan, tetapi juga tentang moralitas dan teladan dari aparat yang seharusnya menjadi panutan.

“Kami sudah lama merasa terganggu. Setiap Minggu ramai orang datang, suara ayam, teriakan, bahkan transaksi uang. Kami ingin desa ini kembali tenang,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Keresahan itu kini berubah menjadi seruan moral. Warga menuntut agar aparat bertindak cepat, bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi yang seharusnya menjadi garda keadilan.

Baca Juga :  Kodam IX/Udayana Terus Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir Besar Bali 10 September 2025

Integritas Aparat Diuji

Dugaan keterlibatan aparat dalam praktik perjudian ini membuka pertanyaan besar tentang pengawasan internal dan integritas di tubuh penegak hukum.
Apabila terbukti, maka perbuatan ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mencoreng kehormatan seragam dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Polri.

Publik kini menanti langkah cepat, tegas, dan transparan dari Polda Sulawesi Utara. Dalam negara hukum, tidak boleh ada ruang istimewa bagi pelanggaran, siapa pun pelakunya. Keadilan sejati harus berdiri tegak tanpa pandang jabatan.

Saatnya Hukum Bicara Tanpa Kompromi

Di era keterbukaan publik, masyarakat tidak lagi diam. Kebenaran tidak bisa disembunyikan di balik seragam, pangkat, atau jabatan. Dugaan kasus ini menjadi cermin moral bagi aparat dan pemerintah bahwa keadilan tidak boleh tumpul ke atas, hanya tajam ke bawah.

Kini, semua mata tertuju pada aparat penegak hukum.
Apakah keberanian menegakkan keadilan akan benar-benar lahir dari dalam institusi sendiri?

Karena sejatinya, keadilan tidak butuh sorotan—ia hanya butuh keberanian untuk ditegakkan. Dan dari keberanian itulah, kepercayaan rakyat akan tumbuh kembali, gagah dan tak tergoyahkan.

Keberanian untuk menindak kesalahan, meski berasal dari internal sendiri, adalah tanda institusi yang benar-benar bersih dan berdaulat moral. Karena ketika hukum mampu berbicara lantang tanpa pandang bulu, maka di situlah kebenaran menemukan rumahnya — dan rakyat kembali percaya bahwa keadilan masih hidup di negeri ini.

)***Sanatawnee / Foto Istimewa

Latest News

Kolonel Laut (KH) Ignatius Maria Pundjung Triyogatama, S.Sos., M.Sc. Resmi Jabat Kadispen Kodaeral IV

Tanjungpinang (OnDTrack) : Kolonel Laut (KH) Ignatius Maria Pundjung Triyogatama, S.Sos., M.Sc. resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Komando...

More Articles Like This