Samarinda (OnDTrack) :
Dalam semangat kemanusiaan yang tak pernah padam, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Samarinda memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 dengan cara yang begitu bermakna: memberikan piagam penghargaan kepada para pendonor darah yang telah menunjukkan dedikasi tinggi sepanjang tahun 2025.
Bertempat di GOR Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, Kota Samarinda, acara ini menjadi ajang apresiasi bagi individu, organisasi, lembaga, dan instansi yang aktif menyelenggarakan kegiatan donor darah. Ruang kebersamaan terasa hangat, menyatu dalam semangat “setetes darah, sejuta harapan.”
Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., melalui perwakilannya Kasipers Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Kusni, S.I.P., menyampaikan penghargaan serta apresiasi kepada para pendonor darah atas kontribusi nyata mereka dalam membantu sesama.
“Kegiatan donor darah adalah simbol kepedulian dan kemanusiaan. Ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi panggilan hati untuk berbagi kehidupan,” ujarnya dalam sambutan penuh empati.
Danrem 091/ASN juga berharap kegiatan ini menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat luas, agar semangat berbagi terus hidup dan berkembang di setiap lapisan sosial. Beliau turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-80 kepada PMI, serta apresiasi atas dedikasi dan ketulusan PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan di seluruh penjuru negeri.

Penghargaan Bagi Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Pada momentum ini, penghargaan juga diberikan kepada pendonor darah yang telah menyumbangkan darahnya hingga 100 kali, serta kepada berbagai organisasi dan instansi yang berperan aktif menggerakkan kegiatan donor darah terbanyak di wilayah Samarinda.
Namun, makna sesungguhnya dari penghargaan ini bukan sekadar piagam. Lebih dari itu, ia menjadi simbol penghormatan terhadap ketulusan dan kepedulian manusia terhadap sesama. Seperti diungkapkan oleh panitia, penghargaan tersebut adalah bentuk terima kasih atas dedikasi tanpa pamrih para pendonor yang terus menyelamatkan banyak nyawa melalui setiap tetes darah yang diberikan.
Acara turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda dr. Sri Puji Astuti, Kadis Dikbud Kota Samarinda Dr. H. Asli Nuryadin, S.Pd., M.M., Ketua PMI Kaltim Dr. Sayid Irwan, M.Hum., serta Kepala Baperida Kota Samarinda H. Ananta Fathurrozi.
Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat tersebut menambah makna tersendiri bagi perayaan HUT PMI ke-80, sekaligus mempertegas bahwa solidaritas kemanusiaan adalah fondasi kuat dalam membangun bangsa.
Semangat yang Tak Pernah Padam
Peringatan HUT PMI ke-80 di Samarinda bukan hanya seremoni, tetapi seruan moral untuk menjaga semangat kemanusiaan tetap menyala. Donor darah bukan sekadar tindakan medis, tetapi aksi cinta kasih yang nyata.
Setiap tetes darah yang mengalir adalah bukti bahwa kebaikan masih berdenyut di nadi bangsa ini — menghidupi, menyatukan, dan menyembuhkan.
Sebagaimana pesan dari Danrem 091/ASN, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, menjadi inspirasi, dan melahirkan lebih banyak pahlawan tanpa tanda jasa. Karena sejatinya, donor darah bukan tentang apa yang kita beri, melainkan kehidupan yang kita selamatkan.
Di usia ke-80, PMI bukan hanya lembaga, melainkan jiwa kemanusiaan yang hidup di tengah masyarakat. Dari Samarinda untuk Indonesia, semangat ini terus bergema — karena selama masih ada darah yang mengalir, selama itu pula kemanusiaan tak akan pernah berhenti berdenyut.
)** Git / Foto Ist

