Sidoarjo (OnDTrack) :
Dalam semangat membangun negeri dari akar rumput, Kodim 0816/Sidoarjo kembali menegaskan peran strategisnya melalui kegiatan non-fisik TMMD ke-126 Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Balai Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan bertema implementasi wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila ini menjadi wadah penting untuk menumbuhkan kembali nasionalisme dan memperkuat karakter kebangsaan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang menjadi fondasi kehidupan bangsa.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I dan Rizal Fuady, S.E. selaku anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Slamet Urip, S.H., M.M. selaku Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya, serta Pelda Sutrisno (Batiter TMMD Kodim 0816/Sidoarjo). Turut hadir pula perangkat Desa Kedondong dan sekitar 50 warga masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan ini.
Dalam sambutannya, H. Rizza Ali Faizin menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila adalah ruh kebangsaan yang harus senantiasa dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila bukan hanya simbol, tetapi pedoman hidup yang menyatukan kita semua. Di tengah kemajuan zaman, semangat gotong royong dan persatuan harus terus kita rawat,” ujarnya penuh makna.
Sementara itu, Pelda Sutrisno, yang mewakili Dandim 0816/Sidoarjo, menuturkan bahwa kegiatan non-fisik TMMD adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan manusia seutuhnya.
“Pembangunan bukan hanya soal jalan atau jembatan, tapi juga soal bagaimana masyarakat memiliki ketahanan ideologi dan semangat kebangsaan yang kuat,” katanya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan antusiasme. Warga terlihat aktif berdialog dan menyimak materi yang disampaikan dengan semangat tinggi. Gelombang semangat kebangsaan terasa mengalir, menandakan bahwa nilai Pancasila masih hidup dan berdenyut di tengah masyarakat pedesaan.
Melalui TMMD ke-126 ini, TNI dan masyarakat kembali membangun kesadaran bersama: membangun negeri bukan hanya dari fisik, tapi juga dari hati dan pikiran. Desa Kedondong menjadi contoh bagaimana sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat mampu memperkuat akar bangsa menuju Indonesia yang lebih berkarakter dan berdaulat.
TMMD ke-126 di Desa Kedondong bukan sekadar kegiatan, melainkan gerakan moral dan kebangsaan yang menyalakan api cinta tanah air dari desa. Dari sinilah, Indonesia tumbuh dengan jiwa yang tangguh dan berpijak pada nilai-nilai luhur Pancasila.
)**Git / Foto Istimewa

