Platform TikTok Shop kabarnya akan kembali beraksi di Indonesia setelah mengalami penutupan sebelumnya.
Kabar baik ini datang setelah Kementerian Koperasi dan UKM mengonfirmasi bahwa platform yang dimiliki oleh Bytedance akan bergabung dengan pemain e-commerce lokal untuk kembali menyajikan pengalaman transaksi jual beli online.
Menurut Temmy Satya Permana, Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi UKM, pihaknya telah mengajukan pertanyaan mengenai merger pada 20 November 2023 kepada TikTok Shop, namun belum menerima jawaban pasti.
Meskipun demikian, dia menyatakan bahwa berbagai opsi penggabungan telah dipersiapkan, karena pembentukan perusahaan terpisah dalam waktu dekat dianggap tidak mungkin.
“Ada beberapa skenario yang telah kami dengar. Kita tunggu saja bocorannya. Yang jelas, pola bisnis TikTok Shop harus sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia,” ujar Temmy dalam sebuah diskusi dengan media di Jakarta pada Jumat, 17 November 2023.
TikTok Shop sebelumnya menutup operasionalnya setelah kesulitan menyesuaikan diri dengan perubahan regulasi pemerintah yang memberikan waktu hanya seminggu.
Kementerian Perdagangan telah melarang platform media sosial untuk berfungsi sebagai e-commerce marketplace melalui Permendag Nomor 31 Tahun 2023 yang diterbitkan pada 27 September 2023. TikTok Shop kemudian diberi pilihan untuk membentuk entitasnya sendiri atau menghentikan operasi.
Meskipun TikTok Shop telah ditutup, peluang untuk kembali beroperasi terbuka selama patuh terhadap regulasi pemerintah. Kabar terkini mengindikasikan bahwa TikTok Shop sedang menjajaki kemungkinan merger dengan PT Gojek Tokopedia.
Temmy tidak merinci platform e-commerce mana yang dipilih oleh TikTok Shop, namun dia memastikan bahwa pemerintah mendukung aksi merger tersebut asalkan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pemerintah juga tidak mengkhawatirkan dampak negatif terhadap pasar e-commerce lokal jika TikTok Shop bergabung dengan salah satu pemain utama.
“Selama ini bersifat B2B (business to business), tidak masalah, selama semuanya mematuhi aturan, tidak ada masalah. Bagaimana masyarakat menilai, itu yang menjadi penilaian,” tambahnya.
Menurut Temmy, kehadiran kembali TikTok Shop, meskipun sebagai bagian dari e-commerce lain, akan meningkatkan persaingan di antara pelaku e-commerce, mendorong peningkatan kualitas layanan. (JF04)

