Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri Bahas Hasil AEM Retreat ke-31 dengan Mari Elka Pangestu

Must Read

Jakarta, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menerima kunjungan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (25/3).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas hasil ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat ke-31 yang berlangsung di Johor, Malaysia, pada 26–28 Februari 2025. Diskusi mencakup strategi Indonesia dalam memperkuat kerja sama ekonomi kawasan serta rencana penyelenggaraan ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF) 2025. Forum ini bertujuan untuk memperkuat implementasi ASEAN Outlook on Indo-Pacific melalui kemitraan antara sektor publik dan swasta.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menerima kunjungan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu, di Kantor Kementerian Perdagangan
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menerima kunjungan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu, di Kantor Kementerian Perdagangan

Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan terus berupaya menyelesaikan berbagai perjanjian dagang dengan negara mitra. “Kami fokus pada penguatan sentralitas ASEAN agar perdagangan regional semakin kompetitif dan inklusif,” ujarnya.

Salah satu isu penting dalam AEM Retreat ke-31 adalah peningkatan akses pasar bagi pelaku usaha di kawasan. Indonesia mendorong implementasi perjanjian perdagangan bebas (FTA) yang lebih efektif serta penguatan rantai pasok global agar lebih resilient terhadap tantangan ekonomi global.

Di sisi lain, Mari Elka Pangestu mengapresiasi upaya Kementerian Perdagangan dalam mempercepat negosiasi perdagangan dan memperluas kerja sama strategis. “Kolaborasi yang solid antara negara anggota ASEAN akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Dengan adanya forum AIPF 2025, Indonesia berkomitmen untuk mendorong investasi, perdagangan, serta inovasi di sektor ekonomi digital dan keberlanjutan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing ASEAN di tingkat global.

Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara, Indonesia berperan aktif dalam memperkuat posisi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dunia.

Baca Juga :  Riding Seru The Dudas Minus One di Malang: Borong MS Glow for Men, Gaspol ke Italia? Bisa Banget!

Latest News

Penguatan Kemandirian Maritim: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Proyek Strategis Alutsista di PT PAL Surabaya

SURABAYA ! OnDtrack. com – Pemerintah Indonesia terus mengakselerasi kemandirian industri pertahanan nasional melalui penguatan fasilitas dan modernisasi alat utama...

More Articles Like This