JAKARTA ! OnDtrack.com –
Rasa haru dan senyum kebahagiaan menyelimuti wajah Leonardus Ago (62). Pasien penderita penyakit kulit langka asal Ekoheto, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini akhirnya berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan medis di Rumah Sakit Marinir Cilandak, Jakarta South, Kamis (15/10/2026).
Perjuangan panjang Leonardus dalam mengarungi masa-masa kritis perawatan kini membuahkan hasil manis.
Setelah melalui tindakan operasi amputasi kaki, perawatan intensif, hingga fisioterapi, ia kini resmi menerima bantuan kaki palsu guna menunjang kemandirian dan mobilitas fisiknya.
Bantuan penunjang pemulihan tersebut diserahkan langsung secara khidmat oleh Komandan Rumah Sakit Marinir Cilandak, Kolonel Laut (K) drg. Muhammad Arifin, Sp.Ort., M.Tr.Opsla.
Sinergi Kemanusiaan Lintas Daerah
Keberhasilan penanganan medis Leonardus tak lepas dari kolaborasi dan pendampingan kemanusiaan yang solid dari Yayasan Rumah Singgah Kebaikan Pasien Indonesia (RSKPI) Cabang Ngada bersama jajaran Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Perwakilan RSKPI Cabang Ngada, Muhammad Aryo, menjelaskan bahwa selama berada di Jakarta, Leonardus mendapatkan fasilitasi perawatan yang holistik.
Selain tindakan medis lanjutan di rumah sakit, ia juga diberikan fasilitas tempat tinggal layak di Mess Usman Marinir.
“Bantuan kaki palsu ini menjadi bagian penting dari upaya mendukung pemulihan sekaligus meningkatkan kemandirian Pak Leonardus setelah melewati berbagai tahapan pengobatan yang sangat panjang,” ujar Aryo saat mendampingi prosesi penyerahan.
Pihak RSKPI menyampaikan apresiasi mendalam dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap jajaran TNI Angkatan Laut, Korps Marinir, serta seluruh tim dokter dan paramedis RS Marinir Cilandak atas dedikasi dan kepedulian tanpa batas.
Menatap Masa Depan dengan Harapan Baru
Menempuh perjalanan jauh ribuan kilometer dari pelosok Ngada menuju ibu kota demi mendapatkan akses kesehatan lanjutan tentu bukanlah perkara mudah.
Namun, perhatian, kesiapan tenaga medis, dan dukungan tempat tinggal gratis memberikan kekuatan moral tersendiri bagi Leonardus.
Meski saat ini masih dibantu penggunaan kursi roda untuk penyesuaian tahap awal, kepemilikan kaki palsu tersebut membuka babak baru dalam hidupnya.
Dari tanah Ekoheto di NTT hingga fasilitas kesehatan tentara di Jakarta, perjalanan Leonardus menjadi bukti nyata betapa pentingnya penguatan jaringan kolaborasi kemanusiaan bagi masyarakat daerah terpencil yang membutuhkan akses medis spesialis.
Kisah Leonardus Ago memancarkan pesan kuat bahwa jarak geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi pemenuhan hak kesehatan warga negara. Sinergi nyata antara Korps Marinir TNI AL dan RSKPI tidak hanya berhasil menyembuhkan luka fisik, tetapi juga membangkitkan kembali martabat, kemandirian, dan optimisme hidup seorang lansia dari pelosok Nusantara.
)**Sigit / Foto Ist.

