Afternoon Tea merupakan salah satu tradisi yang sangat terkenal dan bersejarah di negara tersebut dan telah dilakukan oleh para aristokrat.
Acara ini tidak hanya menjadi cara untuk menikmati minuman teh dan kue-kue lezat, tetapi juga memiliki nilai budaya dan sejarah yang dalam.
Tradisi Afternoon Tea dimulai oleh Ratu Anna pada abad ke-18 dan kemudian menjadi populer di kalangan masyarakat Inggris.
Ini adalah cara untuk mengatasi rasa lapar di antara waktu makan utama dan juga menjadi kesempatan untuk berkumpul bersama teman atau keluarga sambil menikmati hidangan ringan.
Sambil menikmati teh, orang biasanya dapat memilih berbagai macam teh yang berbeda sesuai dengan selera mereka.
Setiap tempat yang menyajikan Afternoon Tea memiliki ciri khasnya sendiri, termasuk pilihan teh dan jenis kue-kue yang disajikan.
Kue-kue ini sering kali disusun secara indah di atas nampan dan mencakup berbagai macam makanan mulai dari sandwich hingga kue manis seperti scones dan kue-kue lainnya.
Scones dengan selai buah-buahan adalah salah satu hidangan yang paling terkenal dalam Afternoon Tea.
Meskipun Afternoon Tea bisa menjadi pengalaman yang mahal, banyak orang yang berkunjung ke Inggris merasa penting untuk mencoba tradisi ini karena ini adalah bagian dari warisan budaya Inggris yang kaya.
Itu juga memberikan kesempatan untuk merasa seperti seorang bangsawan atau permaisuri sementara menikmati hidangan lezat dan suasana yang santai.
Jadi, bagi mereka yang berkunjung ke Inggris, mencoba Afternoon Tea adalah pengalaman yang tidak boleh dilewatkan untuk merasakan bagian dari sejarah dan budaya negara tersebut. (JF04)

