Diplomasi Ekonomi ASEAN-Pakistan Menguat: Indonesia Dorong Sinergi Perdagangan dan Investasi Berkelanjutan

Must Read

Jakarta (OnDTrack) :

Dalam upaya memperkuat konektivitas ekonomi lintas kawasan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan, Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo, M.Sc., menghadiri pertemuan strategis bersama para Duta Besar negara-negara ASEAN dan Federal Minister for Commerce Pakistan, Mr. Jam Kamal Khan, pada Selasa (23/9), bertempat di Kementerian Perdagangan Pakistan, Islamabad.

Pertemuan ini menjadi momen penting bagi ASEAN dan Pakistan untuk membuka jalan baru dalam kemitraan perdagangan dan investasi lintas negara, khususnya dalam kerangka kerja sama ASEAN-Pakistan.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Duta Besar dari Thailand (selaku Chair ASEAN Committee Islamabad/ACI), Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Myanmar, Vietnam, serta Indonesia, Pakistan menyampaikan komitmennya untuk memperluas hubungan dagang, memperkuat investasi, dan mempererat hubungan antar masyarakat dengan negara-negara Asia Tenggara.

Pemerintah Pakistan secara terbuka menawarkan peluang strategis di Special Economic Zones (SEZs) CPEC, serta memperkenalkan kebijakan perdagangan terbaru dan Trade Dispute Resolution Commission untuk membangun iklim bisnis yang kompetitif, transparan, dan ramah mitra asing, termasuk negara-negara ASEAN.

Indonesia Apresiasi dan Dukung Langkah Progresif Pakistan

Menanggapi peluang tersebut, Duta Besar RI Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo, M.Sc. menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif Pakistan. Menurutnya, inisiatif ini merupakan momentum strategis untuk mengakselerasi hubungan ekonomi Indonesia-Pakistan, sekaligus menjadi katalis bagi penguatan integrasi ASEAN dengan Pakistan dalam jangka panjang.

“Kami melihat inisiatif Pakistan ini sebagai kesempatan emas untuk menjalin sinergi ekonomi yang lebih erat, inklusif, dan saling menguntungkan. Indonesia siap menjadi mitra aktif dalam membangun masa depan perdagangan ASEAN-Pakistan yang berkelanjutan,” ungkap Dubes Chandra.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi cerminan diplomasi yang dinamis, tetapi juga menjadi landasan baru bagi penguatan jejaring ekonomi kawasan. Indonesia dan negara-negara ASEAN kini semakin terbuka untuk menjajaki kemitraan strategis yang tidak hanya berdampak pada angka ekspor-impor, tetapi juga membangun kerja sama yang berpihak pada pertumbuhan inklusif dan kesejahteraan bersama.

Baca Juga :  GKR Hemas Tegaskan : Perempuan Harus Jadi Subjek Perubahan, Bukan Sekadar Objek Pembangunan

Dengan komitmen yang kian menguat, ASEAN dan Pakistan siap menorehkan babak baru diplomasi ekonomi yang adaptif terhadap tantangan global, namun tetap berpijak pada semangat kolaborasi regional.

Kolaborasi yang kuat dimulai dari saling percaya. Saat ASEAN dan Pakistan mempererat genggaman tangan di atas meja diplomasi, dunia menyaksikan satu hal: bahwa ekonomi masa depan dibangun dari keberanian untuk bekerja sama.

)***Git / Foto Istimewa

Latest News

Raker II Bamus Betawi 2026 Memperkuat Peran Masyarakat Betawi Menuju Jakarta Menjadi Kota Global

Jakarta ! OnDTrack.com - Badan Musyawarah (Bamus) Betawi terus memperkuat langkah strategis organisasi melalui Rapat Kerja (Raker) 2026 sebagai...

More Articles Like This