Dubes RI untuk Republik Islam Pakistan, Letjen TNI (Purn) Chandra W. Sukotjo, M.Sc., Menerima Kunjungan Pimpinan CCP

Must Read

ISLAMABAD ! OnDtrack.com –

Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Islam Pakistan, Letjen TNI (Purn) Chandra W. Sukotjo, M.Sc., menerima kunjungan pimpinan Competition Commission of Pakistan (CCP) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad, Selasa (6/10/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi tonggak strategis dalam menjajaki penguatan kerja sama kebijakan persaingan usaha serta pengawasan investasi lintas negara antara Indonesia dan Pakistan.

Delegasi CCP dipimpin langsung oleh Ketua CCP Farid Ahmad Tarar bersama Direktur Jenderal CCP Noman Laiq. Langkah diplomasi ekonomi ini difokuskan pada upaya membangun iklim perdagangan yang adil, transparan, dan kondusif bagi para pelaku usaha di kedua negara.

Pertemuan bilateral ini membuka ruang dialog formal untuk mempererat hubungan kelembagaan antara CCP dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia. Sebagai dua otoritas pengawas persaingan usaha di negara masing-masing, kemitraan kedua lembaga berpotensi besar dalam mendorong efisiensi pasar serta perlindungan konsumen.

Dalam dinamika perdagangan internasional yang terus berkembang, regulasi persaingan usaha yang responsif menjadi fondasi utama pencegahan praktik monopoli dan persaingan tidak sehat.

Diskusi intensif yang berlangsung di KBRI Islamabad mencakup tiga area kunci pengembangan kapasitas dan kebijakan: Pertama; Penguatan Kebijakan Persaingan Usaha Pertukaran perspektif mengenai regulasi pasar, penegakan hukum persaingan, serta penyesuaian kebijakan terhadap lanskap ekonomi digital dan konvensional.

Kedua ; Pengawasan Perdagangan dan Investasi Lintas Negara Identifikasi serta penanganan potensi hambatan persaingan dalam aktivitas ekspor-impor dan arus investasi bilateral Indonesia–Pakistan.
Pengembangan Kapasitas Kelembagaan (Institutional Capacity Building) Program pertukaran keahlian, riset bersama, serta transfer pengetahuan teknis guna meningkatkan efektivitas tugas pengawasan KPPU dan CCP.

Dan Ketiga ; Mendorong Kepastian Hukum dan Iklim Investasi Berkelanjutan.

Baca Juga :  Belantara Foundation Latih Guru SD di OKI untuk Kenalkan Gajah Sumatra Lewat Buku Ajar Interaktif

Duta Besar Chandra W. Sukotjo menegaskan pentingnya kepastian hukum dan tata kelola pasar yang sehat sebagai magnet utama investasi asing. Kerja sama antar-otoritas persaingan usaha dinilai efektif dalam memetakan tantangan pasar global, sekaligus menciptakan ekosistem bisnis yang dapat diprediksi (predictable market environment).

Meski proses komunikasi berada pada tahap awal dan belum menuai komitmen perjanjian formal, dialog aktif ini menunjukkan komitmen kuat kedua negara dalam menindaklanjuti potensi kemitraan teknis sesuai kewenangan regulasi masing-masing.

Diplomasi persaingan usaha antara Indonesia dan Pakistan di Islamabad ini memancarkan sinyal positif bagi masa depan integrasi ekonomi yang sehat dan berkeadilan.

Sinergi awal antara KPPU dan CCP bukan sekadar wacana diplomasi formal, melainkan fondasi kokoh untuk memastikan setiap investasi dan arus perdagangan bilateral bertumbuh di atas landasan persaingan yang jujur, transparan, serta berkelanjutan.

)**Sigit / Foto Ist.

Latest News

Senator Filep Wamafma Desak Transparansi dan Evaluasi Total Rekrutmen Migas di Teluk Bintuni

PAPUA BARAT ! OnDtrack.com — Gelombang keluhan pencari kerja (pencaker) lokal di Kabupaten Teluk Bintuni mengenai minimnya akses penyerapan tenaga...

More Articles Like This